REPUBLIKA NEWS

Jumat, 16 Oktober 2026

Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel Bangun MCK di Kampung Yamboi

Manokwari Selatan, Sabtu, 17 Oktober 2026 — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Mansel terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di Kampung Yamboi, Kabupaten Manokwari Selatan.


Pembangunan MCK tersebut merupakan salah satu upaya Satgas TMMD dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam penyediaan fasilitas sanitasi yang layak, bersih, dan sehat.


Terlihat personel Satgas TMMD bersama masyarakat bergotong royong mengerjakan pembangunan MCK, mulai dari penyiapan fondasi hingga pemasangan rangka bangunan. Semangat kebersamaan dan kerja sama menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan fasilitas tersebut.


Bagi masyarakat, keberadaan MCK yang layak sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan kebersihan lingkungan. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan warga dapat menikmati akses sanitasi yang lebih baik dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.


Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, tetapi juga menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat melalui pembangunan fasilitas umum yang memberikan manfaat langsung bagi warga.


Melalui kegiatan ini, TNI kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan rakyat, serta mendorong peningkatan kesejahteraan hingga ke pelosok kampung.


Pembangunan MCK bukan sekadar membangun fasilitas, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya sanitasi, kesehatan, dan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat Kampung Yamboi.


*##TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel — Membangun Desa, Meningkatkan Kesejahteraan, Mempererat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat##*


(Tim/Red)

Semangat Kebersamaan, Pembangunan Jalan TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel Dirampungkan Sesuai Target

Manokwari Selatan, PB – Semangat kebersamaan dan gotong royong antara personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Mansel bersama masyarakat terus menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan pembangunan infrastruktur di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, (16/10/26).

Terlihat personel Satgas TMMD bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan pekerjaan pembangunan jalan. Dengan memanfaatkan peralatan sederhana, seperti sekop, cangkul, dan gerobak dorong, mereka bekerja bersama untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan agar dapat dirampungkan sesuai target yang telah ditentukan.

Kebersamaan tersebut mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tanpa mengenal lelah, personel Satgas dan masyarakat saling membantu, mulai dari menyiapkan material hingga meratakan permukaan jalan yang sedang dibangun.

Bagi masyarakat Kampung Yamboi, pembangunan jalan ini memiliki arti penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Akses jalan yang lebih baik diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil kebun, serta mendukung peningkatan perekonomian masyarakat setempat.

Melalui program TMMD ke-130, Kodim 1808/Mansel tidak hanya berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, tetapi juga memperkuat semangat persatuan, kepedulian, dan gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Semangat kebersamaan yang terjalin menjadi bukti bahwa pekerjaan berat akan terasa lebih ringan apabila dilaksanakan bersama-sama. Dengan kerja keras dan dukungan seluruh elemen masyarakat, pembangunan jalan di Kampung Yamboi diharapkan dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel: Membangun Desa, Meningkatkan Kesejahteraan, Memperkuat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

(Tim/Red)

Ringankan Beban Warga Hadapi Kemarau Panjang Akibat Fenomena El Nino, Kodim 1310/Bitung Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih untuk 37 KK Terdampak di Likupang Timur

MINAHASA UTARA – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesulitan masyarakat dalam menghadapi kemarau panjang akibat fenomena El Nino, Kodim 1310/Bitung melaksanakan kegiatan Bakti TNI melalui penyaluran bantuan air bersih kepada warga di Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan pendistribusian air bersih tersebut menyasar warga di Jaga 2, Jaga 3, dan Jaga 4 Desa Likupang Kampung Ambong, serta Jaga 7 Desa Likupang 2, Kecamatan Likupang Timur, yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Akibat kemarau panjang, pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang sebelumnya mengalir setiap dua hari sekali dilaporkan telah terhenti selama kurang lebih delapan hari. Kondisi tersebut membuat warga terpaksa mengandalkan pembelian air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Dalam kegiatan ini, Kodim 1310/Bitung menyalurkan sebanyak 5.000 liter air bersih menggunakan satu unit mobil tangki air berkapasitas 5.000 liter dari Yonif TP 916/Bara Sakti. Pendistribusian dilakukan oleh personel Babinsa Koramil 1310-01/Bitung bersama personel Kodim 1310/Bitung. Bantuan tersebut menjangkau sekitar 37 kepala keluarga (KK), dengan rincian 6  KK di Jaga 2 Desa Likupang Kampung Ambong, 12 KK di Jaga 3, 12 KK di Jaga 4, serta 7 KK di Jaga 7 Desa Likupang 2.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak keterbatasan pasokan air bersih akibat kondisi cuaca ekstrem dan kemarau berkepanjangan. Melalui kegiatan Bakti TNI ini, Kodim 1310/Bitung berupaya hadir di tengah masyarakat untuk membantu meringankan beban warga sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Terkait kegiatan Bakti TNI Kodim 1310/Bitung lewat penyaluran bantuan air bersih kepada warga di Kecamatan Likupang Timur, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ menyampaikan bahwa penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya warga yang terdampak kemarau panjang akibat fenomena El Nino.
“Melalui kegiatan Bakti TNI penyaluran air bersih ini, Kami berupaya hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama air bersih yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga bantuan ini diharapkan dapat meringankan kesulitan yang dihadapi warga,” ujar Dandim.

Ia juga menegaskan bahwa Kodim 1310/Bitung akan terus berupaya menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau panjang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan di lapangan.

“Harapan kami, bantuan air bersih ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Kami juga menghimbau warga agar menggunakan air secara bijak dan mengutamakan kebutuhan yang paling mendesak," harap Dandim 1310/Bitung.

Pendistribusian air bersih kepada masyarakat di Kecamatan Likupang Timur selesai pada pukul 18.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan terkendali.

TMMD ke-130 Kodim 0310/SS Tebar Benih Ikan di Sungai Desa Datar Mansiang, Dandim Tegaskan Komitmen TNI AD Hadir untuk Rakyat

KODIM 0310 SSD, SAWAHLUNTO | Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0310/SS melaksanakan penyuluhan budidaya perikanan sekaligus penebaran benih ikan di aliran Sungai dekat Masjid Baiturrahman, Desa Datar Mansiang, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Jumat (16/10/2026). Kegiatan nonfisik ini menjadi bagian dari upaya TNI AD mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi perikanan lokal.Kegiatan tersebut dipimpin Pimlak TMMD ke-130 Kapten Inf Mondrayadi, didampingi Danramil 05/Talawi Letda Inf Aspil beserta anggota. Kehadiran personel TNI bersama unsur pemerintah dan masyarakat memperlihatkan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi dan kesejahteraan warga.Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan penyuluhan mengenai budidaya ikan serta pemanfaatan sumber daya perairan secara produktif. Penebaran benih ikan di aliran sungai menjadi langkah konkret untuk memperkenalkan potensi perikanan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan sesuai kondisi lingkungan dan kemampuan masyarakat setempat.

Kegiatan ini turut dihadiri Kabid Perikanan dr. Fery beserta jajaran, Danramil 05/Talawi Letda Inf Aspil, Kepala Desa Datar Mansiang Agrinas beserta perangkat, serta masyarakat Desa Datar Mansiang. Kolaborasi lintas unsur tersebut menjadi modal penting dalam mendorong pengembangan potensi desa agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Dandim 0310/SS menempatkan kegiatan TMMD sebagai bagian dari pengabdian TNI AD yang menyatu dengan kebutuhan masyarakat. Melalui penyuluhan dan penebaran benih ikan, program ini diharapkan mampu memperluas wawasan warga mengenai budidaya perikanan sekaligus membuka peluang pemanfaatan sumber daya lokal yang bernilai ekonomi. TNI AD HADIR UNTUK RAKYAT, MENGABDI UNTUK NEGERI menjadi semangat yang mendasari pelaksanaan kegiatan tersebut.

Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan bersama menjadi ruang untuk membangun kepedulian, gotong royong, serta tanggung jawab kolektif dalam menjaga dan mengembangkan potensi lingkungan desa. Keberlanjutan manfaatnya tentu memerlukan perhatian dan pemeliharaan bersama setelah kegiatan berlangsung.

Program nonfisik TMMD ke-130 Kodim 0310/SS ini menegaskan bahwa pembangunan desa membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Pembangunan fisik perlu berjalan beriringan dengan peningkatan pengetahuan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan partisipasi masyarakat agar hasil pembangunan tidak hanya terlihat secara langsung, tetapi juga memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Seluruh rangkaian kegiatan penyuluhan budidaya perikanan dan penebaran benih ikan di Desa Datar Mansiang berlangsung dengan aman dan lancar. Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0310/SS terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan potensi desa secara bertanggung jawab.

TNI AD HADIR UNTUK RAKYAT, MENGABDI UNTUK NEGERI.

Wyndoee


AKBP Agung Tribawanto Beri Perhatian Serius pada Perlindungan Anak, Satreskrim Usut Dugaan Pencabulan di Paraman Ampalu

POLRES PASAMAN BARAT | Perlindungan anak membutuhkan penegakan hukum yang profesional sekaligus kepedulian terhadap kondisi korban. Dalam penanganan dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur di Paraman Ampalu, Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., memberikan perhatian terhadap proses penanganan perkara melalui jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), khususnya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Perkara yang terungkap melalui laporan masyarakat pada Selasa (13/10/2026) tersebut ditangani dengan mengedepankan pengungkapan fakta, kepastian hukum, perlindungan korban, dan pemenuhan hak anak
Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K., menjelaskan bahwa laporan masyarakat segera ditindaklanjuti oleh tim operasional. Saat mendatangi lokasi pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 19.15 WIB, petugas mendapati seorang anak berinisial PP, berusia 17 tahun, telah diamankan warga. Petugas kemudian membawa yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan kepolisian, PP mengakui dugaan perbuatan pencabulan terhadap korban yang juga masih di bawah umur. Penyidik mendalami dugaan tersebut melalui pemeriksaan pelapor, korban, dan sejumlah saksi, pemeriksaan medis untuk kepentingan visum et repertum, serta penyitaan barang bukti. Menurut keterangan kepolisian, dugaan perbuatan tersebut disebut terjadi empat kali, tiga kali di rumah korban dan satu kali di kebun kelapa sawit.

Perhatian terhadap perkara ini tidak hanya menyangkut pengungkapan dugaan tindak pidana, tetapi juga keselamatan dan pemulihan korban. Anak yang mengalami dugaan kekerasan seksual membutuhkan rasa aman, pendampingan, dan perlindungan dari tekanan maupun stigma sosial. Karena itu, pemeriksaan perlu dilakukan secara cermat agar tidak menambah beban psikologis korban. Unit PPA Satreskrim Polres Pasaman Barat juga berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas), Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Barat, dan tenaga psikolog untuk mendukung penanganan sesuai kewenangan masing-masing. Pendekatan humanis menjadi bagian penting dari proses hukum yang tetap tegas, terukur, dan bertanggung jawab.

Dari sisi hukum, dugaan perbuatan tersebut perlu ditelaah berdasarkan ketentuan perlindungan anak dan peraturan pidana yang berlaku. Pasal 76E Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana diubah melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 mengatur larangan perbuatan cabul terhadap anak melalui kekerasan, ancaman kekerasan, pemaksaan, tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau bujukan. Pasal 82 dalam rumusan sebelumnya mengatur ancaman pidana penjara lima hingga 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar. Namun, KUHP Nasional berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 telah berlaku sejak 2 Januari 2026. Karena dugaan perkara ini berkaitan dengan peristiwa pada Oktober 2026, penentuan pasal dan ancaman pidana harus mengacu pada ketentuan yang berlaku, aturan peralihan, serta unsur yang dapat dibuktikan dalam penyidikan.

Mengingat anak yang diduga melakukan perbuatan tersebut berusia 17 tahun, proses hukum juga wajib memperhatikan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA). Pasal 81 ayat (2) mengatur bahwa pidana penjara terhadap anak paling lama setengah dari maksimum ancaman pidana penjara bagi orang dewasa, sedangkan ayat (5) menegaskan bahwa pidana penjara terhadap anak hanya digunakan sebagai upaya terakhir. Penerapannya bergantung pada ketentuan pidana yang relevan dan hasil proses peradilan. Anak yang berkonflik dengan hukum tetap berhak atas bantuan hukum, pendampingan, perlakuan manusiawi, dan kerahasiaan identitas. Dengan demikian, proses hukum harus memastikan keadilan sekaligus menghormati hak anak.

Kapolres AKBP Agung Tribawanto melalui jajaran Satreskrim menempatkan ketelitian penyidikan dan perlindungan anak sebagai bagian penting dalam penanganan perkara. Keterangan saksi, hasil visum, barang bukti, dan fakta lain perlu diperiksa secara objektif untuk memastikan langkah hukum berikutnya didasarkan pada bukti yang sah. Pada saat yang sama, masyarakat diimbau tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, menyebarkan kabar yang belum terverifikasi, atau memberikan tekanan kepada korban maupun pihak lain. Informasi yang relevan sebaiknya disampaikan melalui saluran resmi kepolisian agar dapat ditindaklanjuti secara bertanggung jawab.

Polres Pasaman Barat juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan nama lengkap, foto wajah, alamat, identitas keluarga, sekolah, maupun informasi lain yang memungkinkan anak dikenali. Kerahasiaan tersebut merupakan bagian dari perlindungan anak dalam sistem peradilan. Keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan diharapkan turut menciptakan lingkungan yang aman, mendengarkan anak tanpa menyalahkan korban, serta segera mencari bantuan ketika menemukan dugaan kekerasan. Kepedulian yang tepat bukan dengan memperluas penyebaran informasi pribadi, melainkan dengan melindungi anak, mendukung pemulihan, dan membantu proses hukum berjalan tanpa gangguan.

Hingga kini, Satreskrim Polres Pasaman Barat melalui Unit IV PPA masih mendalami perkara tersebut. Asas praduga tak bersalah tetap harus dihormati, sementara keselamatan dan pemulihan korban perlu terus diperhatikan. Perhatian Kapolres AKBP Agung Tribawanto terhadap penanganan perkara ini menjadi bagian dari upaya memastikan jajaran bekerja sesuai prosedur, mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak, dan menjaga kepercayaan masyarakat melalui penegakan hukum yang bertanggung jawab.

POLRI BERSAMA MASYARAKAT — MELINDUNGI ANAK, MENJAGA MARTABAT, DAN MENGUPAYAKAN KEADILAN.

TIM RMO

WADAN KODAERAL XIII SAMBUT KEDATANGAN KAPOLDA KALTARA DI BUMI PAGUNTAKA

TNI AL, Tarakan, 15 Oktober 2026 - Wakil Komandan (Wadan) Kodaeral XIII, Laksamana Pertama TNI Musleh Yadi, S.E., M.Tr.Opsla., menyambut kedatangan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara, Brigjen. Pol. Andi Syahriful Taufik, S.I.K., M.Si. beserta rombongan yang bertempat di VIP Room Bandara Internasional Juwata, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Kamis (15/10).


Kedatangan Kapolda Kaltara beserta rombongan ini  dalam rangka pergantian Kapolda Kalimantan Utara yang baru, yang sebelumnya dijabat oleh Irjen. Pol. Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H. Kedatangan ini disambut oleh Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Yusuf, S.I.K., M. Hum. serta dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tarakan.


Dispen Kodaeral XIII, Koarmada RI.

Kamis, 15 Oktober 2026

Kodaeral IX dan Polda Maluku Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Keamanan di Maluku

TNI AL-Kodaeral IX, Ambon (16/10/2026). Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., menerima kunjungan kehormatan pejabat baru Kapolda Maluku, Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., di Lobby Markas Komando (Mako) Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Jumat (16/10/2026).


Kunjungan perdana Kapolda Maluku tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dan koordinasi antara Kodaeral IX dan Polda Maluku dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku.


Dankodaeral IX menyambut Kapolda Maluku didampingi Ws. Wakil Komandan Kodaeral IX, Kolonel Marinir Eko Priyo Handoyo, Kapoksahli, para pejabat utama (PJU), serta Korsmin Kodaeral IX.


Sementara itu, Kapolda Maluku hadir didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman dan sejumlah pejabat utama Polda Maluku.


Dalam pertemuan tersebut, Dankodaeral IX menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Irjen Pol. Suwondo Nainggolan sebagai Kapolda Maluku. 


Ia juga mengapresiasi kunjungan tersebut sebagai langkah positif untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan kerja sama antarkedua institusi.


“Sinergi TNI dan Polri merupakan pilar penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, terlebih di Maluku sebagai wilayah kepulauan yang memiliki karakteristik geografis dan tantangan keamanan tersendiri,” ujarnya.


Dankodaeral IX berharap, koordinasi dan kerja sama Kodaeral IX dengan Polda Maluku semakin solid, khususnya dalam menjaga keamanan maritim, memelihara situasi yang kondusif, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat guna mendukung pembangunan di wilayah Maluku.


Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan koordinasi untuk memperkuat komunikasi serta menyelaraskan langkah dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing institusi.


Melalui kunjungan ini, Kodaeral IX dan Polda Maluku diharapkan semakin memperkokoh sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga tercipta situasi Maluku yang aman, damai, dan kondusif. (@Dispen Kodaeral IX).

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi