REPUBLIKA NEWS: Berita Kodim
Tampilkan postingan dengan label Berita Kodim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Kodim. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Mei 2022

UKUR KEMAMPUAN FISIK JASMANI, KOGARTAP II/BANDUNG GELAR GARJAS PERIODIK

BANDUNG | Guna mengetahui tingkat kesegaran jasmani prajurit Kogartap II/Bandung menggelar test Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik I tahun 2022, Rabu (18/5/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Stadion Siliwangi jalan Lombok no 10 Sumur Bandung Kota Bandung itu diikuti oleh 216 prajurit jajaran Kogartap II/Bandung yang meliputi Perwira,Bintara,Tamtama dan ASN yang akan digelar selama dua hari mulai hari ini hingga (19/5/2022) besok sesuai jadwal Garjas Periodik I.

Dalam pelaksanaannya, Garjas periodik ini tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal tersebut, disampaikan Kaskogartap II/Bandung Marsekal Pertama Budi Sumarsono melalui Waasops Letkol Pas Jumongga Sitinjak
"Kegiatan Garjas periodik merupakan program yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali, dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran fisik prajurit, sekaligus sebagai tolak ukur kesemaptaan jasmani secara berkala.
“Meski Pandemi Covid-19 belum berakhir faktor keselamatan dan kesehatan anggota selama kegiatan yang kita utamakan dan penerapan protokol kesehatan tetap dilaksanakan,” terang Jumongga.

Pihaknya berharap dengan adanya Garjas periodik yang dilakukan ini dapat diketahui sejauh mana pembinaan yang dilakukan oleh satuan, sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk program kedepan.
Tantangan tugas yang semakin banyak, maka dituntut prajurit yang profesional dan memiliki fisik tetap prima.
“Untuk mendapatkan hasil terbaik, kita harus latihan dan pembinaan secara teratur dan berkala sehingga mampu menjaga dan meningkatkan stamina fisik prajurit, ” ungkapnya.

Adapun kesegaran jasmani yang dilaksanakan meliputi, Garjas A yakni lari 12 menit. Garjas B, meliputi Pull Up, Sit Up, Push Up, Lunges, Shuttle Run, dan ketangkasan Renang.

Sebelum pelaksanaan Garjas periodik, sebelumnya dilakukan juga pemeriksaan kesehatan untuk mengecek kondisi tubuh.

(One007)

UKUR KEMAMPUAN FISIK JASMANI, KOGARTAP II/BANDUNG GELAR GARJAS PERIODIK

BANDUNG | Guna mengetahui tingkat kesegaran jasmani prajurit Kogartap II/Bandung menggelar test Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik I tahun 2022, Rabu (18/5/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Stadion Siliwangi jalan Lombok no 10 Sumur Bandung Kota Bandung itu diikuti oleh 216 prajurit jajaran Kogartap II/Bandung yang meliputi Perwira,Bintara,Tamtama dan ASN yang akan digelar selama dua hari mulai hari ini hingga (19/5/2022) besok sesuai jadwal Garjas Periodik I.

Dalam pelaksanaannya, Garjas periodik ini tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal tersebut, disampaikan Kaskogartap II/Bandung Marsekal Pertama Budi Sumarsono melalui Waasops Letkol Pas Jumongga Sitinjak
"Kegiatan Garjas periodik merupakan program yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali, dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran fisik prajurit, sekaligus sebagai tolak ukur kesemaptaan jasmani secara berkala.
“Meski Pandemi Covid-19 belum berakhir faktor keselamatan dan kesehatan anggota selama kegiatan yang kita utamakan dan penerapan protokol kesehatan tetap dilaksanakan,” terang Jumongga.

Pihaknya berharap dengan adanya Garjas periodik yang dilakukan ini dapat diketahui sejauh mana pembinaan yang dilakukan oleh satuan, sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk program kedepan.
Tantangan tugas yang semakin banyak, maka dituntut prajurit yang profesional dan memiliki fisik tetap prima.
“Untuk mendapatkan hasil terbaik, kita harus latihan dan pembinaan secara teratur dan berkala sehingga mampu menjaga dan meningkatkan stamina fisik prajurit, ” ungkapnya.

Adapun kesegaran jasmani yang dilaksanakan meliputi, Garjas A yakni lari 12 menit. Garjas B, meliputi Pull Up, Sit Up, Push Up, Lunges, Shuttle Run, dan ketangkasan Renang.

Sebelum pelaksanaan Garjas periodik, sebelumnya dilakukan juga pemeriksaan kesehatan untuk mengecek kondisi tubuh.

(One007)

Senin, 16 Mei 2022

Bapak Korban: “Karena barang bukti tidak ditemukan, anak saya dipaksa untuk mencari bandar narkoba"

MAKASSAR |  Anggota Satres Narkoba Polrestabes Makassar Telah melakukan penangkapan terhadap Muhammad Arfandi Ardiansyah yang berusia tujuh belas (17) tahun warga kelurahan Kandea 3 lr.6

Muhammad Arfandi Ardiansyah ditangkap di wilayah Kelurahan Rapokalling, Kecamatan Tallo, Makassar, sekitar pukul 03.00 Wita dini hari tadi. Doli menyebut, pelaku yang sudah menjadi target polisi ditangkap saat melakukan transaksi.

“Ardiansyah ditangkap saat transaksi narkoba dan ini merupakan target operasi (TO) kita. Setelah itu kami bawa dia ke posko untuk pengembangan,” jelasnya.

Adapun penangkapan tehadap Muhammad Arfandi Ardiansyah, Anggota Satres Narkoba diduga melakukan pengembangan dengan cara kekerasan karena ditubuh korban terdapat beberapa luka memar pada saat korban dikembalikan dalam keadaan sudah tidak bernyawa, Minggu (15/5/2022).

Menurut salah satu keluarga korban yang enggan disebutkan namanya, “ini anak sementara berkendara tiba tiba dicegat lalu dia lari menggunakan sepeda motor dan sampai sekarang kendaraan nya belum diketahui dimana keberadaannya”.

Muhammad Arfandi Ardiansyah ditangkap dalam keadaan sehat, mengapa dikembalikan dalam keadaan meninggal dunia dengan tubuh penuh luka dan memar,” tambahnya.

Ditempat terpisah. Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Doli Martua mengatakan hal yang berbeda.

“Setelah diringkus, Arfandi sempat dibawa untuk pengembangan. Polisi menuding korban melakukan perlawanan hingga tiba-tiba sesak napas dan meninggal dunia saat dibawa ke Biddokkes Polda Sulsel” Tegasnya.

“Saat kita amankan pelaku ke posko, kendalanya saat itu sesak napas dan kita bawa ke Dokkes karena saat itu meninggal dalam perjalanan,” lagi kasat narkoba.

Doli mengaku tak bisa menjelaskan penyebab luka di tubuh korban. Dia mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan Biddokkes Polda Sulsel.

“Untuk sementara hasil visum Dokkes terkait luka lebam masih tahap pemeriksaan,”

“Sesak nafas, Luka memar dan menghembuskan nafas terakhir, apakah itu semua disebabkan oleh tindakan kekerasan oknum satnarkoba, karena selama ini Muhammad Arfandi Ardiansyah tidak pernah mempunyai riwayat sesak nafas,” ungkap tetangga korban.

bapak korban mengatakan, “Anak saya sementara mengendarai motor tiba tiba dicegat oleh anggota Satnarkoba lalu digeledah. Karena tidak mendapatkan barang bukti akhirnya dipukul agar memperlihatkan barang bukti,” paparnya.

“Karena barang bukti tidak ditemukan, anak saya dipaksa untuk mencari bandar narkoba walau anak saya sudah mengatakan dirinya tidak tau soal narkoba, namun oknum polisi tetap memaksakan dengan kekerasan hingga akhirnya anak saya menghembuskan nafas terakhir” tutupnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Anggota team investigasi Lembaga Barisan Rakyat Anti Korupsi Indonesia, Daeng tarang mengatakan, “Kami minta kepada kasat Narkoba Polrestabes Kompol Doli Martua untuk tidak memberi keterangan yang diduga tidak sesuai fakta demi membela anggotanya, silahkan kasat narkoba bela anggotanya namun jangan menyebar informasi yang diduga pembohongan publik melalui media,” harapnya.

Sementara ini Pihak media masih Mencoba konfirmasi beberapa Pihak terkait.

PIMPRED SB | IRSAN HB

Irjen. Pol. Drs. Angesta Romano Yoyol, M.M resmi bergelar Datuak Gindo Sati Melalui Proses Malewakan Gelar Adat Di Padang Panjang Timur

PD. PANJANG | Irjen. Pol. Drs. Angesta Romano Yoyol, M.M resmi bergelar Datuak Gindo Sati melalui prosesi malewakan gelar adat di kediamannya di Kelurahan Sigando, Kecamatan Padangpanjang Timur, Jumat (13/5) kemarin. 

Putra terbaik kota sejuk Padangpanjang yang merupakan perwira bintang dua kepolisian tersebut, diangkat menjadi salah satu pemimpin kaum Suku Koto Nan Baranam Kanagarian Gunuang. Gelar Datuak Gindo Sati yang disematkan kepada perwira Polri yang akrab disapa Yoyol ini, murupakan hasil musyawarah dan mufakat kaum Suku Koto Nan Baranam. 

Turut hadir dalam prosesi itu, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran Datuak Paduko Malano, Wakil Walikota Asrul, Ketua DPRD Mardiansyah, Forkopimda dan sejumlah pejabat Pemko. 

Wako Fadly menyampaikan ucapan selamat atas dilewakannya gelar Datuak Gindo Sati kepada perwira tinggi polisi yang merupakan tokoh masyarakat, sekaligus anak kemenakan dari Nagari Gunuang itu. 

"Selamat kepada Bapak Yoyol, yang merupakan tokoh masyarakat Kota Padangpanjang. Saat ini beliau dikaumnya didahulukan selangkah, ditinggikan seranting. Semoga menjadi pemimpin kaum yang dapat mengayomi anak kemenakan. Manimbang samo barek, maukua samo panjang," ungkap Fadly. 

Salah seorang niniak mamak kaum Koto Nan Baranam Kenagarian Gunuang, Biswardi Datuak Kayo mengatakan pemberian gala pusako itu terhadap Irjen Pol Angesta Romano Yoyol dengan harapan dapat memimpin anak kemanakan kaum. 

Ungkapan yang sama juga disampaikan tokoh masyarakat Aswir Rasyidin Datuak Panjang, pengangkatan Irjen Pol Angesta Romano Yoyol bergelar Datuak Gindo Sati dengan harapan agar anak kemanakan kaum bisa mencontoh keberhasilannya.

“Sama-sama kita ketahui bahwa Datuak Gindo Sati merupakan sosok yang berhasil dan memulai dari bawah. Ini yang kita harapkan kepada anak kemanakan di kaum, untuk bisa mencontoh keberhasilan Datuak Gindo Sati. 

Dan sebaliknya kepada Datuk Gindo Sati, diharapkan tentunya juga bisa mengayomi agar anak kemanakannya juga turut sukses,” tutur Datuk Panjang. 

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy yang didaulat turut menerima sambah niniak mamak kaum Koto Nan Baranam dalam prosesi melawekan gala tersebut mengatakan sosok Irjen Pol Angesta Romano Yoyol sudah sangat pantas dan tepat menyandang gala pusako Datuak Gindo Sati dari kaum tersebut.

Hal ini juga ditegaskan Audy suai mengikuti prosesi tersebut, bahwa Irjen Pol Angesta Romano Yoyol juga merupakan tokoh terpandang di kesatuan kepolisian dengan sederetan pretasi.

Lulusan Akpol 1989 yang saat ini terhitung sejak November 2020 mengemban amanat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri, diyakini mampu mengemban gelar adat untuk menjadi panutan di tengah-tengah kaum.

“Sederetan keberhasilan beliau di pemerintahan, khususnya di kesatuan kepolisian Indonesia tentu merupakan perjalanan yang tidak mudah dan penuh perjuangan dengan membutuhkan kepribadian bertanggunjawab serta gigih.
 
Hal ini nantinya yang akan menjadi contoh kaum, khususnya anak kemanakan agar menjadi orang yang sukses. Kami yakini beliau selaku Datu Gindo Sati juga akan mampu mengayomi kaum dan anak kemanakannya,” ucap Audy.

RLS

Minggu, 15 Mei 2022

Keakraban Satgas Pamtas Yonif 711/Rks Olahraga Bersama Masyarakat Papua

Keerom | Untuk menjalin keakraban dan kebersamaan dengan masyarakat desa di perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks Pos Wembi menggelar olahraga bersama dengan masyarakat Kampung Wembi, Distrik Mannem, Kab. Keerom, Papua, Senin (16/5/2022).

Dalam keterangannya, Danpos Wembi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks Lettu Inf Yudi Ariadi mengungkapkan bahwa kegiatan bermain voli merupakan wahana komunikasi sosial yang dilakukan anggota Pos Wembi kepada Masyarakat di Papua. 

“Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menjaga kebugaran fisik dan hiburan bagi para prajurit serta seluruh masyarakat di sekitar kampung Wembi, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua,” Tuturnya.

"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan keakraban, kebersamaan dan persaudaraan. Disela olahraga Kampung menyemangati anak-anak muda khususnya Kampung Wembi kami menyampaikan dengan segala keterbatasan yang ada tetapi semangat tetap membara agar tetap belajar yang rajin, sekolah yang baik sampai lulus sehingga bisa menjadi modal hidupnya nanti dimasa depan kelak, bangga sebagai orang Papua, bangga sebagai orang Indonesia.” tambah Lettu Inf Yudi Ariadi.

Sementara itu Bapak Steven Magora (34), salah satu warga yang ikut bermain mengucapkan sangat senang bermain voli bersama dengan abang-abang pos.

"TNI baik, pintar main voli, apalagi kita diajari sama abang Pos sehingga membuat kami semakin bersemangat dalam bermain voli.” Katanya. 

“Hadirnya Satgas TNI di Wembi telah mengaktifkan kembali lapangan Volly yang lama dibiarkan dan telah dapat memotivasi kami untuk berolahraga dan anak muda di kampung ini semakin senang berolahraga,” imbuh Steven.

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi